|
|
total ping |
|---|
Rabu, 24 November 2010
✒
“Itu putera2 Atjeh berontak karena mau merdeka, sebab didjadjah tidak enak. Belanda sendiri mengakui tidak enaknja itu. Buktinya dalam buku hikajatnja ada disebut pasal tachtig jarige oorlog buat lepaskan dirinja dari belenggu pendjadjahan."Kwee Thiam Tjing wartawan Soeara Publiek di Surabaya pada 1925 ketika melawan opini harian Soerabajasch Handelsblad dan Indische Courant yang minta pemerintah