|
|
total ping |
|---|
Tampilkan postingan dengan label Media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 31 Maret 2007
Merekam Gambar atau Menolong?
Dear Mas Andreas,Kami jurnalis di Lhokseumawe punya pengalaman menarik dalam kasus penganiayaan empat prajurit TNI di Desa Alue Dua, Nisam, Aceh Utara. Pada 21 Maret lalu, sejumlah wartawan mendapat informasi dari pihak GAM tentang adanya empat anggota TNI yang mereka tahan karena dituduh melakukan kegiatan mata-mata. Sejumlah wartawan kemudian datang, saya tak termasuk karena sedang liputan di
Rabu, 28 Maret 2007
Surat dari Jarar Siahaan
bang andreas,suratku ini mungkin akan menyita waktu dan pikiran abang. tapi aku tahu abang itu tipe wartawan yang seperti apa; tulisan-tulisan abang yang kubaca selama ini tidak bisa berbohong.aku jarar siahaan. aku punya satu istri dan tiga anak [walau satu sudah meninggal "karena" idealisme anti-amplopku, tapi dia tetap kuhitung sebagai anakku]. terakhir aku wartawan harian global terbitan
Dua Surat Terbuka
Surat Terbuka untuk AJI IndonesiaSalam,Aku Jarar Siahaan. Pada 2000-2003 anggota AJI Medan. Aku mengundurkan diri kemudian.Aku cuma wartawan kampungan [tinggal dan meliput di kampung -- Balige -- kota kecil di tepi Danau Toba]. Ilmuku cuma sampai SMA. Tak pernah kuliah ilmu jurnalistik, ilmu politik, ilmu antah-berantah seperti banyak wartawan Jakarta pelajari. Tapi aku paham "ilmu kebatinan" --
Senin, 26 Maret 2007
Menjawab Dedy Armayadi
Untuk Dedy Armayadi di Pontianak,Saya kira setiap penulis harus menemukan dan mengembangkan gayanya sendiri bila menulis. Kalau masih tingkat awal, bolehlah belajar dari gaya orang lain, namun belajar dari gaya orang lain, mungkin agak repot. Saya sendiri merasa bukan orang yang punya bakat menulis. Bedakan misalnya dengan Goenawan Mohamad, Linda Christanty, Sapardi Djoko Damono dan sebagainya.
Kamis, 22 Maret 2007
Flores Pos daily newspaper
By Frans Anggal chief editor of the Flores Pos in EndeA paper presented at the Conference of the Representatives of Catholic newspapers in Asia Seoul, 22-23 March 2007. This paper was translated from Malay to English by Andreas Harsono of Pantau media group in Jakarta.Indonesia is a country that hosts the largest Muslim population in the world. But it has a strong Christian presence on its
Rabu, 21 Maret 2007
Hari Depan Koran
Oleh Agus SopianSungguh menyenangkan bisa bicara lagi di depan forum Jambore Jurnalisme Universitas Islam Bandung, setelah absen beberapa tahun. Ini acara besar dari segi peserta. Lebih 100 orang mengikutinya. Kebanyakan mahasiswa jurnalisme di universitas itu. Sisanya, beberapa aktivis pers mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung dan Jakarta.Jambore kali, yang berlangsung pada 17-18
Jumat, 02 Maret 2007
Kabar Buruk dari Jakarta Post
Ada kabar buruk dari The Jakarta Post hari ini. Ati Nurbaiti, redaktur pelaksana, menelepon saya dan bilang naskah saya “Murder at Mile 63” takkan dimuat hari Minggu. Ati bilang ada sumber-sumber militer yang tak diwawancarai. Misalnya, Sersan Puji dan Kopassus. Ati juga bilang Rabu lalu, ketika mengatur tata letak halaman ini, dia tak sadar bahwa halamannya “terlalu grey” –terlalu banyak teks
Labels:
Malay,
Media,
News Story
Rabu, 28 Februari 2007
Gatra dan Jakarta Post
Minggu ini mungkin termasuk minggu unik dalam karir saya sebagai wartawan. Ada dua karya saya, semuanya narasi panjang, dimuat dua media di Jakarta. Majalah mingguan Gatra memuat "Hoakiao dari Jember" sedang harian The Jakarta Post akan memuat "Murder at Mile 63." Gatra terbit hari Kamis dan beredar di pasar, terutama luar Jakarta, sejak hari Jumat. Laporan saya untuk The Jakarta Post terbit hari
Labels:
Malay,
Media,
News Story
Minggu, 25 Februari 2007
"I'm Huge in Hong Kong"
Oleh Ardita CaesariDonKeributan itu terjadi tahun 1988, memaksa Tri Sabdono ganti merek. Terbitlah “Bre Redana”. Akunya, “Bre” digunakan orang Batak untuk menjelaskan garis ibu. Sisanya tak berarti. Andreas Harsono, mentor kami memanggilnya “Don”. Dia mengatakan juga sulit menulis panjang, padahal itu tuntutan wajib kelas menulis narasi yang menghadirkannya siang itu, di rumah makan berlabel “
Labels:
Malay,
Media,
News Story
Minggu, 11 Februari 2007
The Click of the Week
For this Click Of The Week, Tuhu has already make up his mind and choose Andreas Harsono's blog. In his blog, we also able to read about his story as a newly wed. Tuhu said that Andreas Harsono’s blog is very interesting, because it depicts his personal day to day life stories as a journalist, book author, a new husband, and a caring father.In his life as a journalist we can find writings on his
Labels:
English,
Media,
News Story
Rukmanda
Sebutkan segala penjaradan itu adalah akuSebutkan segala badaikepahitan pembuangankerinduan pada kecapikesunyian malam sepikenangan pada Priangandan kelayuan dari menanti.Aku yang telah menghitungrangkaian detikberpuluh tahunaku serahkan segalapada pesta perlawananselama ini jiwa remajasetiap detak nafas nyawakudan kala ini juga dimintaaku nyanyikan bangunlah kaum terhinaAku kini tiada
Kamis, 08 Februari 2007
Persiapan naskah baru
Saya mau share sedikit tentang sebuah naskah yang kini sedang saya geluti. Saya lagi di tengah-tengah proses penulisan naskah How Jakarta Bought Washington atau Bagaimana Jakarta Membeli Washington. Isinya, tentang upaya politisi dan militer Indonesia, menggunakan uang dan situasi dunia pasca 11/9, guna membeli dan mempengaruhi keputusan dan kebijakan White House dan Kongres Amerika Serikat. Uang
Senin, 29 Januari 2007
Antologi Sejarah Keluarga
Pontianak, 10 Januari 2007 -- Selama dua atau tiga minggu terakhir ini, Linda Christanty dan saya banyak bicara soal kesulitan serta tantangan bikin narasi sejarah keluarga. Liputannya bagaimana? Penulisannya bagaimana?Saya kebetulan baru selesai menulis sejarah keluarga saya dalam Hoakiao dari Jember. Linda suka pada naskah itu karena ia bukan melulu bicara soal pribadi namun seorang individu
Labels:
Media
Selasa, 12 September 2006
Forum Wartawan Flores
Pos KupangPertemuan jurnalis di Ende (1)Ingin membentuk forum wartawan FloresTANGGAL 1 September 2006 lalu, Swisscontact-LED NTT dan Yayasan Pantau Ende memfasilitasi pertemuan 38 wartawan media massa, reporter televisi dan penyiar radio pemerintah dan swasta yang bekerja di wilayah Kabupaten Flores Timur, Sikka, Ende dan Ngada (minus Manggarai, Manggarai Barat dan Lembata).Undangan tanggal 25
Langganan:
Postingan (Atom)