total ping

Selasa, 14 September 2010

Branding dalam fotografi

Ketika sebagian besar masyarakat kita mengasosiasikan merek 'aqua' untuk menunjuk kepada umumnya air mineral dalam kemasan, berarti merek tersebut telah berhasil dalam usaha brandingnya.

Secara umum, branding berarti sebuah cara untuk membuat masyarakat atau konsumen agar tertarik, mengingat lalu setia untuk menggunakan sebuah merek atau brand, malah kalau bisa menjadi fanatik dan dapat mempengaruhi orang lain untuk ikut menggunakannya.

Pada ranah fotografipun begitu, Pak Darwis Triadi contohnya. Setiap ada produsen kamera digital yang mengeluarkan produk barunya selalu saja menggunakan Pak Darwis sebagai duta produknya. Padahal di Indonesia ada banyak fotografer yang nggak kalah hebat karya serta dedikasinya. Tapi kenapa kalau soal menjadi duta gadget fotografi produk baru selalu saja Pak Darwis yang dipilih? Karena nama Darwis Triadi sendiri tidak hanya dikenal oleh kalangan fotografi saja tapi kalangan awampun sudah banyak yang mengetahuinya.

Jadi secara branding, nama Pak Darwis sudah sukses dikenal dan meraih kepercayaan akan jaminan mutu di bidang fotografi oleh berbagai kalangan.

Lalu bagi kita, sebagai insan penikmat dan penggelut fotografi, apakah kegiatan branding ini perlu dilakukan? Jawabannya tentu kembali berpulang kepada; sebagai media apakah kegiatan fotografi ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai sarana pendokumentasian biasa, hobi yang dapat menghilangkan stres, atau malah sebagai sarana pengisi periuk nasi?


Foto : tukangpoto