|
|
total ping |
|---|
Rabu, 09 Juni 2010
✒✒
““Apa yang dirintis orang tua memang hilang: harta, rumah, tanah. Tapi ini tidak menggoyahkan iman kami ....Iman kami tidak goyah." Nur Hidayati gadis Sasak 20 tahun,hidup delapan tahun di pengungsian karenarumah orang tuanya, warga Ahmadiyah,dibakar di Pulau LombokPara pengungsi Ahmadiyah di Transito, satu bangunan pemerintah di Mataram. Ukuran tempat tinggal mereka adalah dua meja per keluarga.