total ping

Selasa, 06 April 2010

Pohon Hujan

Di siang terik karena cuaca kota hujan ini semakin hangat
Kita berjalan bersama di bawah keteduhan pohon yang menaungi kampus
Saling bercerita dan berbagi kisah hidup masing-masing
Tertawa berderai, menikmati waktu yang dapat kita habiskan berdua
Hanya berdua

Lalu angin pun berhembus...
Meniup dedaunan sang pohon
Tiba-tiba aku terhenyak
Menyaksikan lukisan alam yang terhampar di hadapan mata

Pohon itu
Dengan daunnya yang panjang, tajam, ramping dan menghujam bumi
Menari mesra bersama sang angin
Meliuk indah mengikuti alunan angin
Dan seolah menciptakan hujan deras yang tidak pernah sampai ke bumi
Karena titik hujan tersebut tertambat di batang sang pohon

Aku terpana...
Terlonjak gembira melihat pemandangan itu
Tertawa lepas dan berkata
"Pohon ini terlihat seperti pohon hujan dari mata minusku
Mulai sekarang pohon ini jadi pohon kesayanganku"
Dan aku pun menatap kamu tepat di bola mata
Memberikan sebentuk senyum paling cantik dari wajah ini

Kamu hanya membalas senyumku
Mencoba memahami jalan pikiranku
Mencerna semua ocehanku dalam kepalamu
Dan kamu menggandeng tanganku
Melewati kampus hijau ini
Dan melalui keriaan masa muda kita berdua














Ahh kenangan....
Haruskah saya menghapusnya dari ingatan ini

Untuk melupakan kamu.