From: Finie PinPanda
Received: 23 Mar 2010. 21:27
Hei koala cupacup.. Miss ya...
Ttp semangad mnjalani hari2mu yay.
Kecups syg my bff ;)
From: Ocha Koala
Sent: 23 Mar 2010. 21:48
Hahaha...nape lo?tumben sms gw ky gn.ngbisn sms gretongn ye.
From: Finie PinPanda
Received: 23 Mar 2010. 21:50
Haha kupret lo..gag mhargai skali kau niat baik gw ini.. hehe. Gag, lg kngen aja ama bff gw..hehe. Lg apa lo?
From: Ocha Koala
Sent: 23 Mar 2010. 21:54
Biasalah pin,biasalah gw lg BW.biasalah gw br plg krja.biasalah kerjaan gw numpuk.biasa kan?
From: Finie PinPanda
Received: 23 Mar 2010. 21:58
Bw tu apaan c?? Dih, gag biasalah..krn d smua rutinitas yg lo anggep biasa tu sbnrna ngbwt lo gag biasa.. Ur an extraordinary girl, beb...
From: Ocha Koala
Sent: 23 Mar 2010. 22:12
BW=blogwalking darling.extraordinary naon.btw tgl25 ini bonus gw kluar,bharap bgt bs dpt gede,haha,amin amin amin.
From: Finie PinPanda
Received: 20 Mar 2010. 22:16
Tuuu kl ud ngomongin gaji I always envy with u..hehehehe
Dmata gw, lo cw yg bruntung dan idup lo gag sebiasa yg lo blg.be proud of that,girl..
From: Ocha Koala
Sent: 20 Mar 2010. 22:17
Beruntung kumehong.smpe skrg gw masi jomblo,tiap hr brgkt krja jm stgh6 plg krmh jm9 mlm,wiken ngayap.biasa kan.
From: Finie PinPanda
Received: 20 Mar 2010. 22:22
Heee jomblo jd tameng bwt mndiskreditkn idup lo gag hepi..gw jg sngle,dan gw bhgia kok.lo cb dh ngaca trs mikirn hdp lo bnr2,u such damn lucky girl..
From: Ocha Koala
Sent: 23 Mar 2010. 22:23
How could be?cb ksh cnth.
From: Finie PinPanda
Received: 20 Mar 2010. 22:30
1.Lo pny krjaan tetap dg pnghsln lmyn diumur lo yg skrg,sdgkn gw msh krj kontrak dg pghsilan dbwh lo
2.Pny org tua yg bs pcy lo penuh,ngbebasin lo bwt nglakuin bnyk hal,lo bs prg kmn aja dg mengantongi ijin mrk.Sedang gw,tjebak dg org tua yg berkebalikan.So Im stuck in d'places I hate d'most.
Fin, saya jawab semua statement kamu itu di blog aja ya, sepertinya sms tidak akan cukup untuk menampung semua hal yang ingin saya bagi sama kamu.
Saya kenal dengan seseorang yang luar biasa beruntung. He's such a damn lucky guy. Film indipendennya menang dalam sebuah perlombaan dan disponsori produk rokok terkenal, dapet beasiswa ke Eropa, punya blog keren dengan ribuan pembaca, bahkan dia berhasil mempublish blog tersebut menjadi sebuah buku yang laku keras di pasaran. Dia punya banyak teman dari berbagai kalangan, komunitas, dan fans yang selalu ingin tahu kehidupan pribadinya. Dia memiliki kepribadian yang mempesona, menarik semua orang untuk dekat dengannya, suka dengan dirinya, dan addicted dengan seluruh kisah hidupnya. Dia dikelilingi orang-orang hebat dan wanita-wanita cantik, sulit bagi saya untuk dapat berdekatan dan saling sharing cerita hidup masing-masing. Damn, dia sangat beruntung, dan saya masuk ke dalam pusaran pesona dia. Sh*t!!!
Lalu saya kenal dengan seorang rekan blogger. Tulisannya bagus, apa adanya, polos, dan selalu mampu membuat saya tertawa. Dia pintar, sangat pintar, saat ini dia mengelola 4 blog pribadi dan semuanya berjalan tanpa ada yang terbengkalai. Dia pernah mencicipi hidup di kota Jepang selama 6 bulan, bekerja di salah satu badan PBB yang masuknya naujubile-syusyah-banget, dan dia melepas semua itu untuk mengejar beasiswa S2 ke negeri kangguru. Tidak cukup sampai disitu, dia juga sedang mengejar mimpinya yang lain, menerbitkan buku yang diangkat dari blog pribadi. Bahkan beberapa penulis dan penerbit besar sudah menghubunginya.
Dan kamu, Finie Gumilar. Mahasiswa IPB lulusan Manajemen Sumber Daya Perikanan yang sekarang bekerja di Departemen Perikanan dan Kelautan. You are such a wonderful girl. Sempurna. Kamu cantik, sangat cantik, pintar, baik, ramah, dan kamu adalah sahabat yang begitu tanggap akan masalah teman-temannya. Kamu bisa membuat semua orang jatuh hati di obrolan pertama, kamu membuat para lelaki jatuh cinta dengan mudahnya di pertemuan pertama, dan kamu telah mematahkan banyak hati lelaki tersebut. To be honest, satu hal yang membuat saya teramat iri adalah hubungan kamu dengan mantan yang terjalin dengan manis. Kalian masih bisa saling berhubungan, mengobrol, tanpa ada pertengkaran karena luka lama. Sedangkan saya, hubungan dengan mantan begitu dingin, tidak pernah saling menghubungi, mencela satu sama lain, dan saling membenci sampai sekarang. Sepertinya luka itu tidak akan pernah sembuh dan selalu berdenyut untuk mengingatkan saya akan perihnya kegagalan hubungan di masa lalu.
Fin, kamu iri dengan hidup saya. Sedangkan saya iri dengan hidup kamu dan hidup orang lain yang beberapa diantaranya sudah saya ceritakan di tulisan ini. Tapi Fin, mengapa kita selalu melihat kelebihan dan kekurangan orang lain? Kenapa kita selalu ingin mendapatkan yang lebih daripada orang lain? Suatu hari nanti, semua hal itu akan menjadi bumerang yang menjadikan kita tidak lagi menghargai hidup sendiri. Selalu memandang orang lain lebih berhasil dibanding kita, sedangkan kita telah gagal menata hidup sendiri. Bukankah itu sangat menyedihkan?
Kenapa kita tidak bersyukur dan berterimakasih dengan segala hal yang telah kita miliki. Semua itu adalah pemberian dari Tuhan, mengapa kita harus menyesalinya? Kamu benci dengan pekerjaan di tempat yang sekarang, gaji kecil, lingkungan tidak kondusif, tidak ada teman sebaya, dan kamu ditempatkan di luar kota, bukan di Jakarta, kota yang kamu cintai. Tapi Fin, tahukah kamu, berjuta orang di luar sana sangat menginginkan posisi yang sekarang kamu tempati, dan berapa banyak orang yang sampai sekarang masih menganggur. Kamu benci dengan pola pikir orangtua yang masih kolot dan ngga rela melepas kamu pergi ke Jakarta. Tapi sadarkah kamu Fin, mereka melakukan itu semua karena kasih sayang. Kamu adalah anak satu-satunya, bagaimana perasaan mereka jika anak tunggalnya mengalami kesulitan di luar sana. Mereka hanya ingin melindungi.
Every single person is extraordinary in their own way, depend on our perspective and point of view. You, me, we, are extraordinary. Faktor luck juga sama, tergantung cara kita memandang dan menyikapinya. Akan sangat melelahkan jika kita selalu memandang kelebihan dan keberuntungan orang lain. Lebih baik kita bersyukur, menikmati, dan menjalani semua yang kita punya sebaik mungkin, tapi tetap berusaha untuk meraih mimpi dan cita-cita. Selalu melihat ke atas akan membuat leher ini semakin pegal, tetapi ketika kita melihat ke bawah, melihat orang lain yang tidak seberuntung kita, maka kita akan lebih menghargai semua yang kita punya.
Satu lagi Fin, saya single dan saya tidak memiliki masalah dengan status itu. Saya punya orang tua, sahabat, teman, dan saya bahagia dengan hidup saya sekarang. Enjoying your life sist :)
PS: Untuk yang merasa kisah hidupnya dituliskan disini, saya mohon maaf. Tidak ada maksud untuk mengekspolitasi kehidupan kalian. Izinkanlah saya, Finie, dan orang lain yang membaca tulisan ini bercermin melalui kisah kalian :)

