total ping

Minggu, 21 Maret 2010

Diskusi Buku Richard Lloyd Parry

Richard Lloyd Parry mengatakan dia memerlukan empat tahun, bolak-balik dari Tokyo, kota kedudukannya, pergi ke Jakarta, Dili dan Pontianak, guna mengumpulkan bahan-bahan buku In the Time of Madness. Total dia ada sembilan bulan di lapangan. Dia memerlukan beberapa bulan lagi guna menulis dan buku terbit pada 2005. Ketika itu, Parry masih single, masih kuatir dianggap tidak berani, memandang