total ping

Kamis, 04 Februari 2010

Dear Dinda...

Dear Dinda,

Aku tak tau harus berkata apa
juga tidak tau apa namanya
tapi cepat atau lambat
semua ini harus ku utarakan

Ada desir halus menyelimuti
hangatnya aliran darah yang menggelegak
bercampur menjadi satu
ketika tatap ini bertemu

Kutangkap pesan ini
lewat kerling di sudut mata indahmu
ingin kuterjemahkan ekspresi itu
demi meredam gundah hati ini
tapi aku takut salah

Dinda, apakah kau merasakan
apa yang dirasakan hatiku yang menggantung
sebab seluruh kecap inderaku
hanya tertuju padamu



Aku selipkan surat ini
di buku catatan Idana dan Mbak Julie
demi ikut menggembirakan acara mereka