Menjadi kegembiraan tersendiri bagi fotografer ketika harus melayani klien yang masuk dalam definisi sexy tadi. Mengapa?
1 . Ketertarikan yang alami pada hal-hal yang bagus, cantik, indah, sexy sudah ada dalam diri tiap manusia.
2 . Eksplorasi bisa lebih dimaksimalkan. Ingin diberi pose yang bagaimanapun, teknik lighting sedramatis apapun, klien sexy pasti selalu enak dilihat.
3 . Kemungkinan lain. Jika memang sesuai dengan kriteria sang fotografer klien sexy tersebut bisa di beri tawaran untuk menjadi model di proyek pribadinya atau menjadi model untuk display foto studio yang bersangkutan.
Tapi sebagai fotografer yang profesional, kita tetap haruslah menjunjung tinggi keprofesionalan kita dalam bekerja dengan tidak mencampuradukan hasrat pribadi dan tetap melayani berbagai tipe klien dengan sopan serta menghormati tujuan utama seorang klien yang datang ke studio kita yaitu untuk membuat foto yang terbaik bagi dirinya.
Foto : tukangpoto