total ping

Sabtu, 26 Desember 2009

Motivasi blog fotografer jurnal


" Mas, kok foto saya jadinya nggak seperti foto displaynya?"
" Kalo mau beli kamera digital itu bagusnya yang berapa megapiksel ya mas?"
Pertanyaan di atas adalah sedikit dari pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para klien sewaktu saya masih aktif menjadi fotografer studio. Jika klien tersebut menanyakan pada orang yang mengerti mungkin akan mendapat jawaban yang memadai. Tapi setau saya mereka lebih sering bertanya kepada orang yang tidak tepat atau yang lebih suka menyembunyikan kebenaran demi kepentingan sendiri. Seperti jika anda bertanya kepada penjaga toko kamera, pastinya dia akan menyarankan anda untuk memilih kamera dengan megapiksel yang lebih besar, padahal itu sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhan anda.

Dari hal-hal seperti di ataslah saya jadi termotivasi untuk menulis serta berbagi pengalaman tentang hal-hal yang praktis mengenai fotografi. Hal-hal yang seharusnya sudah dapat diapresiasi oleh umum karena memotret sudah semakin memasyarakat , apalagi harga handphone berkamera semakin terjangkau menjadikan kegiatan memotret bukan sesuatu hal yang mewah lagi. Ditambah kegiatan menulis bukanlah sesuatu yang asing bagi saya, walaupun hanya sebatas menulis di buku harian atau notulen meeting di tempat kerja.

Dan ketika mengenal blog, rasanya motivasi saya untuk mulai menulis seolah mendapat media penyaluran yang tepat. Blog sebagai tempat menulis dan dibaca banyak orang. Yang tadinya kita terbiasa menulis untuk diri sendiri, akhirnya tulisan kita jadi bisa bermanfaat ketika orang lain ikut membaca.

Saya merasa kegiatan menulis ini, dapat menjadikan orang-orang di sekitar kita sebagai masyarakat pembelajar dan jadi lebih aktif mempelajari sesuatu daripada hanya jadi penonton televisi yang pasif. Banyak peluang-peluang yang dapat diciptakan dari kegiatan menulis ini, seperti mendapat penghasilan secara online, memasarkan sebuah kegiatan usaha, serta bisa memberdayakan potensi ekonomi rakyat lewat menulis di internet.

Kembali ke bidang saya semula, yaitu fotografi, saya berharap agar orang-orang bisa banyak belajar dan lebih dapat melihat kenyataan yang positif yang dapat digali serta dapat mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari.

Jadi, nggak ada ruginya menulis, menulis dapat membawa kita kepada kehidupan yang lebih baik. Marilah menulis Indonesia!



Artikel ini diikutsertakan dalam kontes menulis yang diadakan oleh Indonesia Menulis yang diSponsori oleh:
01. Sawa Sanganam
02. Mbak Diah
03. Bujang Rimbo
04. Ahmad Sofwan
05. WP Template Gratis
06. Khairuddin Syah
07. Reseller Indobilling
08. Ardy Pratama
09. Hangga Nuarta
10. Abdul Cholik
11. Herman Yudiono
12. Aldy M Aripin



Sumber foto