total ping

Minggu, 15 November 2009

Foto profil di Facebook


Mencermati Facebook sebagai situs jejaring sosial paling populer dan paling diminati saat ini memang sangat menarik. Blog fotografer jurnal kali ini ingin membahas masalah foto profil di Facebook. Karena banyak hal yang dapat digali dari poin ini, walaupun mungkin banyak orang yang menganggap sepele, tapi ternyata bisa menjadi serius juga.

Banyak cara yang dilakukan orang untuk menampilkan citra dirinya pada foto profil di Facebook. Ada yang menampilkan citra diri apa adanya, ada yang memakai foto anaknya dengan tujuan agar teman dan sanak famili jadi tau "..ini lho anakku..",atau menampilkan foto narsisnya; foto yang dijepret sendiri, biasanya menggunakan kamera ponsel, lalu ada juga yang membiarkan bidang foto profilnya kosong. Karena merasa belum punya foto yang layak untuk ditampilkan.

Masih ingat dengan kasus Sarah Aprilia ?, bagaimana orang jadi punya penilaian lebih atau malah terlalu jauh tentang si mbak Sarah ini hanya karena posenya yang menggoda pada foto profil diselebaran iklan ' guru les ' nya. Jadi orang lain memang lebih sering memberikan penilaian yang lebih jauh tentang seseorang hanya berdasarkan foto profil mereka, baik itu di Facebook atau di situs jejaring sosial lainnya.

Jadi sebaiknya kita pakai foto kita yang asli dan mencerminkan diri kita sesungguhnya jika ingin memajang foto profil di Facebook, daripada menggiring opini ke hal yang terlalu jauh atau tidak semestinya. Sebab bagaimana pun sejatinya yang asli itu jauh lebih baik dari pada yang palsu.