
Halo semuanya! Pada jurnal kali ini saya akan sedikit membahas masalah yang menyangkut tentang teori, yaitu tentang white balance.
Banyak fotografer, termasuk saya, yang tidak terlalu ambil peduli dengan adanya opsi white balance pada kamera digital. Biasanya kita tinggal ngeset pengaturan di AWB atau Auto White Balance, terus sibuk deh dalam sesi pemotretan. Padahal jika kita mau mempelajari atau memperdalam, akan banyak pilihan-pilihan kreatif yang bisa dihasilkan, terutama dalam soal warna.
Tidak seperti mata manusia yang bisa langsung menyesuaikan diri pada setiap situasi, kamera digital tidak memiliki kecerdasan untuk melakukan hal itu sehingga membutuhkan bantuan untuk menghasilkan warna gambar yang paling sesuai dengan warna obyek aslinya.
Sebagai contoh :
- Motret di bawah cahaya lampu bohlam menghasilkan warna gambar yang kekuningan.
- Motret di ruangan berlampu neon gambar yang dihasilkan akan cenderung kebiruan.
Nah, adanya modus white balance pada kamera digital adalah untuk mereduksi kekurangan tersebut.
Jadi definisi white balance adalah :
Fungsi pada kamera digital untuk mengatur agar warna gambar yang dihasilkan bisa sesuai atau mendekati warna aslinya serta memiliki komposisi warna yang tepat.
Berikut ini adalah modus white balance yang biasanya terdapat pada kamera digital :
AWB adalah modus yang otomatis mengatur setting white balance di kamera pada segala kondisi untuk mendekati warna aslinya.
White Balance Preset atau Custom White Balance adalah pengukuran white balance yang dilakukan secara manual. Biasanya dilakukan dengan cara membidik kertas putih agar kamera membuatnya menjadi standar untuk warna putih.
Daylight, memberikan warna yang paling netral untuk kondisi pemotretan di bawah cahaya matahari.
Incandescent atau Tungsten, modus untuk menetralkan warna obyek pada pemotretan di bawah lampu bohlam.
Fluorescent, modus untuk menormalkan warna obyek ketika memotret di ruangan bercahaya lampu neon.
Cloudy, memperkuat atau menambah kesan hangat, ketika motret di bawah langit yang teduh atau berawan.
Flash, menghangatkan warna dingin yang keluar dari jepretan lampu flash.
Shade, menormalkan kesan dingin ketika memotret di bawah bayangan atau tempat teduh.
Begitulah bahasan mengenai white balance kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman semua.
Sumber gambar : es.mtu.edu