total ping

Kamis, 18 Agustus 2011

REVIEW: FAST FIVE















































"You only live once, lets do this!"

Perlu diakui kalau franchise film ini memang selalu menarik untuk dijadikan tontonan hiburan. Para lelaki terhibur dengan mobil-mobil keren dan para wanita cantik nan sexy yang selalu hadir disini. Lalu wanita juga tentunya terhibur dengan para pria macho yang hobi ngebut. Belum lagi ditambah soundtrack yang selalu bersemangat dan asik untuk didengar. Saya pribadi paling suka dengan film pertama yakni The Fast and The Furious (2001). Waktu itu yang ada dalam benak saya, 'Filmnya keren banget!'. Selanjutnya 2 Fast 2 Furious, ohh well..tidak ada Vin Diesel dalam jajaran cast, tentu saja penonton kecewa, filmnya sendiri pun menurut saya memang mengecewakan. Berlanjut lagi dengan The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006) yang memangkas semua para pemain lama, digantikan dengan pemain baru. Kali ini menurut saya lumayan saja, namun kehadiran sosok Han yang diperankan oleh aktor Korea; Sung Kang, cukup mencuri perhatian. Terakhir Fast & Furious (2009) boleh ditonton, jauh lebih baik dari pada yang sudah-sudah. Namun, siapa sangka kalau Fast Five kali ini merupakan yang terbaik dari semua yang ada, at least ini menurut pendapat saya.

Fast Five bercerita tentang Brian O'Connor (Paul Walker) dan pacarnya yang juga adik Dom, Mia (Jordana Brewster) sedang berada di Rio de Janiero, Brazil, untuk bertemu dengan teman lama mereka, Vince (Matt Schulze). Disana juga akhirnya mereka bertemu lagi dengan Dominic Toretto (Vin Diesel) yang baru melarikan diri dan berstatus buronan. Mereka bertiga akhirnya setuju dengan tugas baru yang diberikan oleh Vince, yakni membantu mafia no.1 di Brazil, Hernan Reyes (Joaquim de Almeida). Namun ada sesuatu yang janggal dalam misi itu, sampai akhirnya Dom memutuskan untuk melakukan misi 'bunuh diri' yang apabila berhasil dapat merubah hidup mereka semua. Untuk merealisasikan misi ini mereka tidak bisa hanya bertiga saja, mereka lalu mengumpulkan teman-teman lama untuk membantu dan nantinya hasil yang didapatkan akan dibagi rata. Tentu saja jumlah yang mereka incar sangat amat besar, namun itu juga dibarengi dengan konsekuensi yang luar biasa besar pula. Apalagi Dom dan kawan-kawan sedang dicari FBI yang mengutus orang terbaik mereka, Luke Hobbs (Dwayne Johnson).

Apa sebenarnya alasan saya berani mengatakan kalau Fast Five adalah film terbaik dari keseluruhan franchise ini? Senang sekali rasanya melihat para pemain yang berkesan muncul dan reuni bersama dalam film ini. Jalan cerita yang ditawarkan kali ini memang bisa dibilang tidak istimewa, namun selipan humor yang ada sangat menghibur! Kehadiran 'The Rock' dalam film ini juga membuat keseluruhan isi film semakin meriah. Fast Five hadir pure sebagai entertainment movie, tidak perlu berfikir pada saat menonton, nikmati saja aliran adegan aksi yang ada. Banyak dialog yang membuat penonton tertawa, ini juga semakin menambah nilai plus. Mungkin ada beberapa orang, terutama para pria pecinta otomotif yang kecewa karena dalam Fast Five kali ini tidak menyajikan mobil-mobil super keren seperti sebelumnya. Namun bagi orang yang memang tidak terlalu mempermasalah itu, Fast Five benar-benar sebuah tontonan yang memuaskan apalagi jika disaksikan dalam layar lebar. Jadi tidak sabar menunggu sekuel selanjutnya, kabarnya Eva Mendes akan kembali bergabung, begitu juga dengan karakter Letty yang diperankan oleh Michelle Rodriguez yang sepertinya akan diceritakan ternyata belum atau tidak jadi mati. Well, we'll see..











REVIEW: HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS: PART 2















































"It all ends."

Usai sudah franchise yang luar biasa sukses selama hampir 14 tahun terakhir ini dan disukai oleh banyak orang dari seluruh penjuru dunia, Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 menjadi film Harry Potter ke-8 sekaligus menjadi film penghabisan. Bagi para penggemar setianya, sudah pasti ini membawa kesedihan yang luar biasa. Apalagi bagi mereka yang merasa 'tumbuh' bersama dengan Harry, Ron, dan Hermione. Meskipun saya bukan penggemar fanatik, saya pun merasa sedih karena tahun depan sudah tidak ada lagi hype Harry Potter yang seketika membuat bioskop penuh sesak. Tapi saya juga senang, karena film ini ditutup dengan sedemikian memuaskan oleh David Yates. Big thanks to him! Berhubung saya bukan pembaca novelnya, jadi saya tidak berhak memberikan komentar mengenai adaptasi yang ada, tapi saya puas sekali dengan apa yang saya tonton. Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 merupakan salah satu film Harry Potter terbaik dari yang ada.

Harry (Daniel Radcliffe), Ron (Rupert Grint), dan Hermione (Emma Watson) melanjutkan misi terakhir dan yang paling menentukan guna mengalahkan Lord Voldermort (Ralph Fiennes). Hanya tinggal tiga buah Horcruxes yang belum diketemukan, apabila mereka bisa menemukan sisanya maka sudah pasti rencana akan berjalan lancar. Namun misi mereka menemukan letak Horcruxes diketahui oleh Voldertmort dan tentu saja pertempuran besar pun tak terhindari lagi. seluruh kekuatan dan pendukung Voldermort melawan para pendukung Harry Potter dari Hogwarts bertempur habis-habisan. Namun, yang pada akhirnya dapat mengalahkan Voldertmort hanyalah Harry seorang.

Diantara semua film Harry Potter yang ada, saya berani mengatakan kalau film ini lah yang memiliki visual efek paling jempolan. Luar biasa halus dan memanjakan mata! Part 2 juga merupakan film Harry Potter dengan adegan pertempuran yang paling intens dan menegangkan. Memang plot dari Part 2 ini tidak terlalu istimewa, namun adegan action tanpa henti yang disajikan disini sungguh membuat jantung berdetak lebih cepat, penonton seakan tidak sabar melihat Harry Potter vs. Lord Voldertmort, setelah menunggu sampai delapan film! Fiuhh..finally. Karakter Neville Longbottom (Matthew Lewis) merupakan karakter yang paling saya sukai dari film ini. Begitu juga pada saat terungkapnya asal usul Professor Severus Snape (Alan Rickman), menurut saya scene tersebut digambarkan dengan baik sekali, sangat menyentuh namun tidak cengeng.

Para pemain utama seperti Daniel, Rupert, dan Emma terlihat sekali memberikan performa yang juga 'habis-habisan'. Disamping penampilan mereka yang terlihat lebih mature, kualitas akting yang ada dalam Part 2 juga terasa lebih matang dan prima. Bukan hanya mereka, menurut saya seluruh cast yang terlibat dalam film ini sepertinya memang berusaha mati-matian membuat film ini menjadi film penutup yang baik. Dan mereka berhasil! Apalagi yang penonton harapkan? Ini sudah lebih dari cukup dan menurut saya David Yates sudah mampu memenuhi ekspektasi para penggemar. Saya pribadi sangat puas dengan film ini. Sedih juga rasanya menerima kenyataan kalau film ini akhirnya sudah selesai. Tapiii..well done! Overall, sangat amat memuaskan! :)











Insiden PPOK oleh asap rokok I video

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) diperkirakan mempengaruhi 32 juta orang di Amerika Serikat dan merupakan penyebab utama keempat kematian di negara adi daya tersebut. Pasien biasanya memiliki gejala bronkitis kronis dan emfisema.

Di Eropa Barat, Badham (1808) dan Laennec (1827) membuat deskripsi klasik dari bronkitis kronis dan emfisema pada awal abad 19. Secara keseluruhan, penyakit ini

PPOK / penyakit paru obstruktif kronik

Apa itu PPOK?
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah kondisi terkait - bronkitis kronis, asma kronis, dan emfisema. Dalam kondisi setiap ada kronis obstruksi aliran udara melalui saluran udara dan keluar dari paru-paru, dan obstruksi umumnya bersifat permanen dan mungkin progresif dari waktu ke waktu.

Sementara fitur asma obstruksi aliran udara keluar dari paru-paru, biasanya, obstruksi

Puasa untuk Allah

Kata emak..
puasa itu lebih dari
sekedar menahan lapar dan dahaga

kata emak..
taqwa dan pengendalian diri
jauh lebih bermakna

kata emak..
cukup dengan dua biji kurma 
kita bisa berbuka
tidak harus dengan selera meja makan

kata emak..
berpuasalah hanya untuk Allah
niscaya akan diberkahi ridhoNya

Ya Allah..
lapangkanlah rejeki kami
agar kami bisa merawat dan menyayangi emak
Amin.


buat emak kami..

Selasa, 16 Agustus 2011

CEPOT BIN SEMAR - 787

Karya : Luthfi, Lamongan


Kata kreator :
Banyak yang tidak menyangka kalau si Cepot adalah keturunan Dewa Ismaya (Semar). Jadilah anda tahu dengan memakai desain ini. hahahahaha

(asli bikinan rakyat Indonesia)




SEMAR MESEM - 786

Karya : Luthfi, Lamongan
Kata kreator :

Ambil filosofi Semar (Dewa Ismayajati) dalam kehidupan sehari-hari. Desain yang cocok untuk orang yang memiliki kebudayaan pewayangan (rakyat Indonesia).

(asli bikinan rakyat Indonesia)





Senin, 15 Agustus 2011

KAOS YOGYAKARTA - 785

Karya : Poernomo adji


Kata kreator :

Desain garis-garis hitam sebagai ciri khas baju Yogya yang digabung dengan lambang Yogyakarta itu sendiri. Dan tulisan YOGYAKARTA ditulis menyerupai huruf jawa(aksara jawa)tapi sebenarnya bukan.



Marmer Cake

Cake klasik ini tak lekang di makan jaman dan tetap eksis hinga kini. Cita rasa lembut dan aroma wangi khas cake, serta motif marmer yang unik membuat cake ini tetap diminati. Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo.

Cake Marmer

Bahan:
150 g tepung terigu protein sedang/cap segi tiga biru
150 g margarin/mentega
3 butir telur (putih dan kuningnya)
5 butir kuning telur
100 g gula pasir
1 sdt ovalet
1 sdt baking powder
½ sdt garam halus
½ sdm cokelat bubuk
½ sdt pasta cokelat
Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu dengan baking powder, aduk rata/ayak, sisihkan.
2. Kocok mentega/margarin, gula pasir dan garam hingga lembut dan ringan.
3. Di tempat terpisah, kocok telur hingga mengembang, tambahkan ovalet, kocok kembali hingga adonan mengembang kaku.
4. Tuang kocokan telur ke dalam kocokan margarin. Aduk dengan mixer kecepatan sedang hingga tercampur rata.
5. Ambil 2 sendok sayur adonan, masukkan pasta cokelat dan cokelat bubuk aduk rata.
6. Siapkan loyang cake beroles margarin ukuran 22 x 10 x 8 cm. Tuang adonan cake, hingga separuh dari tinggi loyang cake, ratakan. Tuang adonan cokelat di bagian tengah adonan. Tutup atasnya dengan adonan putih hingga loyang hampir penuh. Ambil garpu, aduk secara memutar adonan cake, agar adonan cokelat di bagian tengah teraduk dan membentuk motif marmer.
7. Panggang adonan di dalam oven bertemperatur 180 derajat celcius selama 40 menit atau hingga cake matang. Angkat.
8. Keluarkan cake dari loyang cake, potong-potong. Atur di dalam piring saji. Hidangkan.
Untuk 12 Potong

Tip Jangan membuka oven 20 menit pertama karena bisa menyebabkan adonan cake turun dan kue menjadi bantat.

Chocolate Truffle

Snack ini sangat mudah dibuat dan anak-anak menyukainya. Jika Anda memiliki waktu senggang atau saat hari libur, cobalah membuat dengan buah sang buah hati. Dijamin acara masak menjadi semakin seru dan berkesan. Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo.

Chocolate Truffle

Bahan:
250 g dark cooking chocolate/cokelat masak blok, potong-potong
250 g kurma, buang biji, potong-potong
60 g mentega/margarin
100 g kentang, kukus, haluskan
1 sdt pasta cokelat
1 sdm rum
2 sdm susu kental manis cokelat
Isi:
150 g kacang tanah/mete sangrai (panggang), cincang kasar
Taburan:
60 g myses cokelat
Cara Membuat:
1. Masukkan mentega, rum, kurma, susu kental manis cokelat dan pasta cokelat ke dalam tabung blender. Proses hingga lembut. Angkat sisihkan.
2. Tim potongan cokelat hingga meleleh. Angkat. Masukkan campuran kurma dan kentang yang telah dihaluskan ke dalam adonan cokelat tim, aduk rata.
3. Bentuk menggunakan dua buah sendok menjadi bentuk bulat pipih. Isi tengahnya dengan kacang cincang. Bulatkan.
4. Gulingkan ke atas myses cokelat hingga seluruh permukaan truffle terselimuti cokelat. Dinginkan di dalam kulkas hingga mengeras.
5. Atur di dalam piring saji. Hidangkan.
Untuk 10 buah

Tip: Agar lebih mudah membentuk, bentuk ketika adonan sudah agak dingin menggunakan ke dua belah telapak tangan.

Gado - Gado

Masakan asal Jakarta ini memang sangat populer. Saya memodifikasinya dengan menambahkan mie kuning sebagai campuran gado-gado, tujuannnya agar gado-gado menjadi hidangan sepinggan yang kaya gizi karena dengan ditambah mie maka ada sumber sumber karbohidrat di dalam hidangan ini. Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo

Gado-Gado

Bahan:
100 g mi kuning, rebus, tiriskan
100 g daun selada, potong-potong
2 buah telur rebus, potong-potong
100 g kentang rebus, potong-potong
60 g kacang tanah, rebus, potong-potong
60 g kol, rebus, potong-potong
Pelengkap:
100 g kerupuk udang, goreng
1 sdm bawang merah goreng
Saus Kacang:
200 g kacang tanah, goreng, haluskan
300 ml santan
4 buah cabe rawit merah, haluskan
3 buah cabe merah, haluskan
4 siung bawang merah, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
1 1/2 sdm irisan gula merah
2 lembar daun jeruk prut
½ sdm air asam jawa
1 sdt garam halus
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat:
1. Saus Kacang: Panaskan minyak, tumis semua bumbu halus hingga harum. Masukkan daun jeruk, aduk rata. Tuang santan, gula jawa, kacang tanah yang telah dihaluskan, dan garam. Masak hingga mendidih dan kental. Angkat.
2. Siapkan piring saji, atur semua bahan gado-gado di atas piring. Sesaat sebelum disajikan, siram dengan saus kacang. Hidangkan dengan kerupuk udang dan bawang merah goreng sebagai pelengkap penyajian.
Untuk 4 Pori

Tip: Anda juga bisa mencampur saus kacang dengan semua bahan gado-gado, aduk rata dan hidangkan. Campur saus kacang dengan bahan gado-gado sesaat sebelaum dihidangkan agar gado-gado tidak berair. Sayuran bisa diganti sesuais elera, misalnya ditambahkan potongan timun dan tauge.

Kumpulan Askep

Info Keperawatan / Nursing Information telah memposting kumpulan asuhan keperawatan beberapa hari yang lalu, hasilnya lumayan bagus, sekarang menyajikan contoh askep yang lagi dibutuhkan, yaitu askep ppok dan askep anak. Lengkapnya silahkan  simak dibawah ini.

askep asma
askep anemia
askep abortus
askep antenatal
askep anak
askep atresia ani
askep asam urat
askep asfiksia
askep antenatal care

Perawat Filipina terancam kehilangan pekerjaan di New York

New York at Info Keperawatan I Ditengah morat-maritnya perekonomian Amerika Serikat, The Queens Peninsula Hospital Center terancam ditutup, setelah para pejabat negara Adi kuasa mengkonfirmasi rencana penutupan.
NYDAilyNews.com melaporkan, bahwa rumah sakit dibebani dengan utang $ 60.000.000.
Menurut seorang perawat Filipina, lebih dari ratusan perawat dan pekerja rumah sakit yang siap untuk

PERBANYAK MAKAN SAYURAN - DOKTRIN KDRI



Tujuan :

Mengingatkan bahwa terlalu makan banyak daging dan gula bisa bahaya!



Bapak, Ibu, Sobat, Pak Guru - Bu Guru.. Silahkan sebarkan video animasi ini ke teman - teman dan anak didik tersayang. Demi Manusia Indonesia yang lebih Berkualitas!!

Minggu, 14 Agustus 2011

Balada Es Krim

Prolog. Mengingat-ingat sejenak... Kapan ya terakhir kali saya meng-update blog ini, sudah lama sekali rasanya. Kapan terakhir kali saya blogwalking ke blog teman-teman? Sebelum saya berangkat ke Skandinavia sepertinya. Huff, cukup lama juga saya menelantarkan Merry go Round, bahkan sampai pangling menuangkan tulisan dalam dashboard blog yang mungil ini karena beberapa bulan terakhir saya terus-terusan berkutat dengan Microsoft Word demi membayar hutang liburan ke Skandinavia. Untuk yang selalu bertanya 'Kapan bukunya rilis?' jujur saya tidak tahu jawabannya, draft tulisan saya baru rampung minggu kemarin, setelah dikejar-kejar deadline dan pekerjaan harian akhirnya tulisan saya selesai juga dan bisa diserahkan ke editor. Masih jauh dari kata selesai, masih banyak perbaikan dan penambahan disana-sini untuk menghasilkan sebuah buku yang layak baca dan layak jual, tapi setidaknya saya sudah menyelesaikan satu tahapan untuk penyelesaian buku tersebut, doakan ya teman-teman :) 
Jadi, sementara saya harap-harap-cemas menanti kabar selanjutnya dari editor tercinta saya yang juga sibuk bukan main menangani buku-buku lainnya, saya akan kembali menulis di blog yang telah mengenalkan saya pada banyak hal yang baru. Walau tidak bisa berjanji banyak akan menulis tentang cerita liburan saya di Skandinavia kemarin karena hampir seluruhnya telah saya ceritakan di draft tulisan untuk buku, tapi beberapa cerita akan saya share disini untuk teman-teman yang selalu komplain atas postingan cerita cinta saya yang selalu di-cap bernada galau (melirik tajam kepada Cipu dan Exort). Yap, saya kembali ke ranah blogspot, kembali ber-blogwalking ria, dan dengan senangnya saya berkata "Saya kangen kalian semuaaa..." :)

..................


Göteborg hari kedua, baru saja kemarin saja sampai ke kota terbesar kedua di Swedia ini dan nanti sore saya sudah harus berangkat ke Oslo. Huff, hanya satu setengah hari tersedia untuk saya berkenalan dengan Göteborg, sebuah kota kecil yang tepat berada di bibir perairan Swedia. Kapal-kapal besar berlabuh di dermaga Göteborg dan membongkar muatan mereka, kota ini memang memegang peranan penting dalam lalu-lintas perairan Swedia mengingat posisinya yang cukup sentral. Burung camar terbang rendah dan berkaok-kaok riang meramaikan suasana, bau asin air laut tertiup angin sepoi-sepoi yang berhembus pelan. Göteborg terasa lebih tenang dan sepi dibanding Stockholm, apalagi saat akhir pekan seperti ini, seluruh penduduk seperti enggan keluar dari rumah dan membuat kota begitung lengang sehingga nyaris seperti kota mati.

Bachelorette Party di sisi perairan Göteborg

Rumpun bunga liar 

Oscar Fredriks Kyrka, Göteborg

Matahari musim panas mulai bersinar terik dan menggerakkan barometer cuaca ke angka 27 derajat Celcius, angka tertinggi yang pernah diraih semenjak kedatangan saya ke Swedia. Hampir di seluruh tempat dan bangunan sentral di Stockholm maupun Göteborg menuliskan dengan jelas informasi suhu udara di hari itu dalam layar-layar LCD, membuat saya selalu aware dengan cuaca dan dapat mempersiapkan diri dengan pakaian yang memadai jika suhu dirasa terlalu dingin. Ini adalah hari kelima saya di Swedia dan saya sudah cukup merasakan kehangatan sinar matahari Skandinavia yang dapat membuat saya berkeringat dan lumayan semaput untuk menghadapi panasnya udara musim panas. Musim panas di Stockholm maupun Göteborg memang hanya berkisar di angka 21 - 27 derajat Celcius saja namun cukup untuk membuat semua penduduk berbondong-bondong keluar untuk menikmati panas sinar matahari yang hanya bersinar selama beberapa bulan dalam satu tahun, walau begitu saat jarum jam bergerak memasuki jam 7 malam angin yang berhembus mulai terasa dingin dan menusuk, Skandinavia seakan tetap menunjukkan kehebatannya dalam urusan udara dingin!

Patung 5 Perempuan yang melambangkan 5 Benua di dunia 

Göteborg sepi lengang tanpa manusia 

Salah satu sudut Göteborg 

Selain berjemur hal lain yang wajib dilakukan saat musim panas adalah menikmati es krim. Hampir seluruh tempat di spot-spot wisata membuka kedai es krim yang menjual es dengan berbagai rasa dan warna. Menjilati es krim sambil berjalan-jalan menikmati suasana kota di bawah terik matahari memang merupakan kombinasi yang pas, bahkan salah satu website pariwisata Stockholm menampilkan beberapa kedai es krim andalan yang dapat dikunjungi selama berada di Stockholm, menunjukkan pentingnya peranan es krim sebagai salah satu jualan kuliner yang paling dicari selama musim panas. Awalnya saya skeptis dan mencibir dalam hati akan budaya ini, "Dih, di Indonesia saya bisa makan es krim kapanpun saya mau. Panas, dingin, siang, malam, halal-halal aja tuh makan es krim", belum lagi harga es krim yang di atas rata-rata membuat saya tambah hilang selera untuk menikmati es krim di negara mahal ini. Ternyata pikiran skeptis saya ini hanya bertahan di hari pertama saya di Stockholm, hari-hari berikutnya saya mulai memandang iri kepada orang-orang yang berlalu lalang sambil memegang cone es krim di tangannya. Air liur memenuhi rongga mulut, pasti rasanya nikmat banget menikmati sensasi es yang lembut dan dingin yang melumer di lidah, seketika langsung mendinginkan kepala dan tubuh yang kepanasan diterpa terik matahari. Bayangan saya yang berjalan-jalan melihat arsitektur kota yang unik, dinamika penduduk lokal dengan berbagai kegiatannya, ditemani matahari musim panas, dan setangkai es krim di tangan mulai menari-nari di kepala dan menggoda iman atas budget saya yang super terbatas. Glek, saya kepengen makan es krim jugaaa...!!! 

Pencarian saya akan kenikmatan es krim dimulai di lorong sempit Gamla Stan yang menjadi jualan utama pariwisata Stockholm, disana berderet-deret toko dan kedai yang menjual es krim dan berbagai penganan pelengkapnya. Wangi kue hangat yang baru dikeluarkan dari oven terasa menggantung di udara, membuat siapapun yang lewat akan mengedarkan pandangannya untuk mencari sumber aroma menggoda tersebut, wisatawan keluar-masuk membawa cone es krim beraneka warna dari salah satu kafe, saya ikut menghampiri kafe tersebut untuk mengintip harga yang tertera. Satu scoop es krim dihargai mulai dari 25 SEK (Sweden Krona, 1 SEK = Rp 1.450), tergantung pilihan jenis dan rasa dari es krim tersebut, membeli dua scoop biasanya lebih murah lagi dan dapat dihargai 45 SEK saja. Saat itu juga keinginan saya untuk menikmati es krim langsung menguap seketika, ihik mahal banget, saya harus tetap bertahan pada rencana pengeluaran yang telah dibuat karena hari-hari saya di Swedia masih panjang. Ya ampun, proletar banget sih saya, ngeluarin 45 SEK aja nggak mampu. Yah mau gimana lagi, saya memang berangkat kesini hanya dengan bermodalkan nekat dan doa serta dana super terbatas. Mungkin es krim harus menunggu saat saya kembali ke Indonesia.

Kembali ke Göteborg, dengar-dengar harga di kota ini lebih murah dibanding Stockholm, mungkin disini saya bisa memuaskan hasrat untuk menikmati es krim. Empat jam lagi bus yang akan mengantarkan saya ke Oslo akan berangkat, masih tersedia waktu untuk berburu es krim di Göteborg. Kalau saya kekeuh ingin makan es krim selagi di Skandinavia maka sekarang adalah waktu yang tepat, saya tidak yakin di Norwegia nanti sinar matahari dapat bersinar seterik ini, terlebih saya tidak yakin harga-harga di Norwegia bisa semurah Swedia, di Norwegia nanti saya pasti akan jauh lebih proletar dibanding saat berada di Swedia *mengenaskan*. Ricky, mahasiswa pasca sarjana asal Indonesia yang baru menyelesaikan studinya berbaik hati menemani saya berkeliling Göteborg, di sisa sore itu saya sudah kehabisan tempat turistik yang dapat dikunjungi dan tidak tahu harus pergi kemana lagi di kota kecil ini, akhirnya Ricky menawarkan saya untuk mampir ke kampusnya. Selain dikenal sebagai kota yang memegang peranan sentral dalam bidang perdagangan antar negara lewat jalur perairannya, Göteborg juga terkenal sebagai rumah dari beberapa universitas ternama Swedia sehingga banyak mahasiswa yang tinggal di kota ini. Salah satu universitas di Göteborg yang terkenal adalah Chalmers University, tempat inilah yang akan menjadi penutup perjalanan saya selama di Göteborg.

Ricky yang baca peta, saya yang sibuk foto-foto ;)

Chalmers University, Göteborg

Suasana kampus besar Chalmers tidak berbeda dengan suasana kota Göteborg, sepi karena hampir seluruh mahasiswa menghabiskan waktu akhir pekan mereka di luar kampus. Setelah lelah berkeliling akhirnya saya memberanikan diri untuk mengajak Ricky mencari es krim, pasti dia tahu tempat es krim murah meriah di daerah kampus ini. Benar saja, dia mengajak saya ke salah satu toko yang khusus menjual es krim, didalamnya berjejer es krim beraneka rasa dan warna, harganya 15 SEK saja untuk satu scoop es krim dan 25 SEK untuk dua scoop. Horeee, senangnya bisa menemukan es krim murah meriah di Göteborg. Karena harganya tidak terlampau mahal dan budget saya masih cukup tersisa maka saya memaksa untuk membayar jatah es krim Ricky, untuk membalas kebaiknnya yang telah meluangkan waktu untuk menemani saya berkenalan dengan Göteborg. Di sisa sore itu, di salah satu kedai es krim kampus yang lengang oleh mahasiswa, terik matahari tidak hanya tertahan oleh bangunan toko yang mungil tapi juga oleh es krim manis yang melumer di mulut saya.

Kurang dari dua jam lagi saya akan meninggalkan Swedia dan menuju ke Norwegia, meninggalkan Göteborg untuk pergi ke Oslo. Sebelum meninggalkan toko saya menghitung sisa koin Sweden Krona yang ada di dompet, masih ada 25 SEK lagi, masih cukup untuk membeli dua scoop es krim untuk saya nikmati sambil berjalan-jalan di bawah hangat matahari Swedia sebelum saya merasakan dinginnya Norwegia. Sepertinya tidak ada salahnya saya menambah jatah es krim hari ini, toh koin-koin ini nantinya tidak bisa saya tukarkan di money changer kan pikir saya membela diri. Jadilah saya pergi ke meja kasir untuk memesan dua scoop es krim lagi, pelayannya tersenyum-senyum melihat tingkah saya, ah masa bodohlah, saya sudah diperdaya dengan kenikmatan es krim dan sinar matahari Swedia. Walau sebenarnya di Stockholm saya sempat mencicipi es krim saat diundang dinner oleh Andri dan Gunar, walau saya sudah menghabiskan dua scoop es krim di dalam toko ini, tapi saya belum merasa lengkap jika belum merasakan es krim sambil berjalan-jalan menikmati suasana kota, saya ingin menjilati es krim sambil berkeliling kota, berbaur dengan dinamika masyarakat lokal dan mencicipi suasana musim panas di kota ini, sebenarnya hal inilah yang saya cari, hal ini juga yang membuat saya super riang melangkah keluar toko sambil membawa cone es krim saya.

Es krim rasa champagne dan peach seharga 25 SEK

Warna pink rasa peach dan putih rasa champagne menumpuk di atas cone yang saya pegang, perpaduan warna yang cantik dan membuat saya tidak tega untuk menghabiskannya, paling tidak saya harus mengambil foto kalian dulu pikir saya dalam hati. Selesai puas mengabadikan gambar saya bergerak untuk menutup lensa kamera, pasti konyol jika lensa saya terkena tetesan es krim, saya berkonsentrasi menutup lensa dengan satu tangan sementara tangan lainnya memegangi es krim. Sesaat tangan kiri saya yang miring seperti kehilangan beratnya, dua scoop es krim saya dengan cantiknya meluncur turun dan jatuh. Pluk! Bersamaan dengan lensa kamera saya yang tertutup, es krim saya juga jatuh dengan suksesnya. Saya terpana dan tidak bisa bereaksi apa-apa, Ricky memandangi saya, beberapa orang yang lewat juga memandangi saya, ya ampun komik banget sih kejadian yang saya alami, konyol banget sih, dengan bodohnya saya tetap memegangi cone yang kosong dan cepat-cepat berlari ke halte bus yang kosong untuk bersembunyi. Malu, sebal, sedih, kesal, ya ampuuunnn komik banget sih scene barusan, ya ampuuunn hilang percuma deh 25 SEK saya, dan ya ampuuunnn hilang deh kesempatan saya menikmati es krim di bawah sinar matahari.

Balada es krim sebelum es nya jatuh 

Panas matahari dan aspal yang nampak melepuh dengan cepatnya merubah es krim cantik saya menjadi sebentuk cairan yang tak tentu warnanya. Balada es krim menutup petualangan saya selama di Swedia, entah apa yang menunggu nanti di Norwegia, akankah sinar matahari disana sehangat di Swedia, apakah orang-orangnya seramah masyarakat Swedia, entahlah, tapi saya tidak sabar merasakan semua petualangan baru di Norwegia nanti.

Sabtu, 13 Agustus 2011

KARYA UNIK DARI BAHAN PORSELEN



Biasanya bahan porselen ini di perjual belikan untuk anak-anak agar mau berkreasi sesuka mereka. Tapi ada juga orang dewasa yang ingin berkarya dengan memanfaatkan bahan dasar porselen. Ada yang berminat pengen mencobanya? :)


Gambarnya ada di sini

KESALAHAN MEMASANG CCTV



Apa yang ada dipikiran kalian saat melihat gambar ini? Kira-kira cctv yang terpasang itu masih berfungsi nggak ya ? :D


Gambar ada di sini

Jumat, 12 Agustus 2011

Biji Salak

Kudapan favorit untuk berbuka puasa biasanya kolak biji salak. Kudapan beraroma pandan ini memang nikmat, tekstur bola ubi yang kenyal terasa pas dengan manisnya gula merah dan kuah kental dan gurih dari santan. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo.
Kolak Biji Salak

Biji Salak:
600 g ubi jalar kuning, kupas, kukus, haluskan
100 g tepung kanji
1 sdt garam halus
½ sdt bubuk vanili
2 tetes pewarna makanan warna kuning
Kuah:
100 g gula merah, iris halus
100 g gula pasir
1500 ml air
1 lembar daun pandan, potong-potong
½ sdt garam halus
2 sdm tepung kanji
3 cm kayu manis
Pelengkap:
200 ml santan kental, rebus hingga mendidih
Cara Membuat:
1.Biji Salak: Campur ubi jalar yang telah dihaluskan dengan tepung kanji, vanili, pewarna makanan dan garam, aduk rata. Ambil satu sendok teh adonan, bentul menjadi bulatan-bulatan. Panaskan air, rebus biji salak hingga matang dan terapung. Angkat. Masukkan dalam air dingin matang, tiriskan.
2.Kuah: Didihkan air, masukkan gula pasir, gula merah, kayu manis, potonga daun pandan, larutan tepung kanji dan garam, aduk rata. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih dan matang. Sesaat sebelum diangkat, masukkan biji salak, aduk rata. Angkat.
3. Penyajian: Tuang kuah biji salak beserta isinya ke dalam mangkuk saji. Sajikan hangat dengan disertai rebusan santan kental sebagai pelengkap.
Untuk 6 Porsi

Tips: Untuk variasi isi, biji salak bisa ditambahkan potongan kolang-kaling, nangka atau durian. Agar tidak cepat basi, sajikan santan kental pelengkap penyajian di tempat terpisah.

Kamis, 11 Agustus 2011

KAMAR MANDI DIGITAL YANG MEWAH



Desain kamar mandi seperti ini memang bagus sih, tapi apa ngga takut kalo misalnya mau berangkat kerja terus mandinya kelamaan gara-gara masih asyik nonton film di kamar mandi? :D


Gambar lengkapnya ada di sini

Askep / Asuhan keperawatan Diabetes Mellitus

Askep/Asuhan keperawatan untuk Diabetes Mellitus atau Proses Keperawatan dan Rencana Perawatan Untuk Diabetes Mellitus adalah sebagai berikut
Pengertian Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus adalah gangguan di mana tingkat glukosa darah terus-menerus meningkat di atas kisaran normal. Diabetes mellitus adalah sindrom dengan metabolisme teratur dan hiperglikemia tidak tepat karena baik defisiensi